Atasehirbelediyesisporkulubu.com – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin (6/10/2025), berlangsung di tengah dinamika lapangan yang cukup panas. Di hari yang sama, ribuan penambang rakyat dari berbagai daerah di Bangka Belitung juga menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan kantor PT Timah Tbk.
Read More : Bahasa Daerah Bangka Belitung
Meski dua agenda besar ini berlangsung bersamaan, Polda Bangka Belitung memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Kepala Bidang Humas Polda Babel, Kombes Fauzan Sukmawansyah, menegaskan bahwa tidak akan ada bentrok antara massa aksi dengan agenda kenegaraan. “Tidak bentrok karena jadwalnya nanti berbeda,” ujar Fauzan saat dihubungi, Senin (5/10/2025) malam.
Polisi Pastikan Aksi dan Agenda Presiden Berjalan Aman
Fauzan menjelaskan bahwa aksi demo akan dimulai siang hari, dengan titik kumpul di masing-masing kabupaten dan kota. Para penambang rakyat yang tergabung dalam Aliansi Tambang Rakyat nantinya diarahkan menuju kantor PT Timah Tbk.
Untuk menjaga ketertiban, para Kapolres di tiap wilayah telah diperintahkan melakukan pengamanan dan pengawalan penuh. Tak kurang dari 850 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan kondusif. “Akan ada dialog dengan PT Timah sehingga nanti berjalan kondusif,” jelas Fauzan.
Fokus Kunjungan Prabowo, Tata Kelola Timah Nasional
Sementara itu, Presiden Prabowo bersama rombongan menteri dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan langsung menuju smelter swasta Tinindo Internusa pada pukul 09.00 WIB. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kenegaraan untuk meninjau tata kelola timah nasional. Sekaligus menyaksikan penyerahan aset rampasan negara dari lima smelter swasta yang disita pada 2024.
“Pengamanan rombongan presiden langsung dari Paspampres dan Korem, sementara kepolisian fokus pada pengamanan aksi demo,” tambah Fauzan.
Baca juga: Pulau Pasir Belitung Jadi Magnet Baru Untuk Fotografer Drone
Aspirasi Penambang Rakyat, Harga Pasir Timah dan Peran Satgas
Di sisi lain, para penambang rakyat memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan aspirasi terkait harga pasir timah yang anjlok serta keberadaan Satgas yang dianggap menghambat pembelian timah rakyat. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan solusi konkret agar nasib penambang kecil di Bangka Belitung bisa lebih sejahtera.
Dengan pengamanan ketat dan koordinasi lintas lembaga, aparat optimistis kunjungan Presiden Prabowo serta aksi ribuan penambang dapat berlangsung tertib, aman, dan tanpa gesekan.



























































































































































































