BelitungNow.com

Kabar Terkini dari Negeri Laskar Pelangi

Pangkalpinang Gembleng Anak Muda Siap Go International Lewat Program SMK Go Global

Pangkalpinang

atasehirbelediyesisporkulubu.com – Pemerintah Kota Pangkalpinang lewat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) lagi gencar-gencarnya ningkatkan kualitas SDM lokal. Biar makin siap bersaing di kancah internasional, ada 20 calon pekerja migran yang terpilih buat dapet pembekalan intensif lewat program keren bernama SMK Go Global. Langkah ini diambil biar para alumni SMK punya keterampilan matang dan siap kerja di luar negeri sesuai bidangnya masing-masing.

Read More : Kesehatan! Belitung Waspada Penyebaran Dbd, Angka Kasus Meningkat Tiga Kali Lipat Di Bulan Ini!

Proses buat masuk ke program ini juga nggak main-main. Dari total 51 pendaftar yang antusias, cuma 26 orang yang berhasil lolos seleksi berkas. Setelah itu, para peserta kudu ngelewatin tahap seleksi akhir yang lumayan ketat di Balai Pelatihan Tenaga Kerja. Hasilnya, terpilih 20 anak muda terbaik yang dinilai paling siap buat digembleng.

Pelatihan Spesifik dan Negara Tujuan Kerja

Program SMK Go Global ini didesain sebagai wadah pembekalan plus pelatihan komprehensif sebelum para peserta benar-benar diberangkatkan ke negara tujuan. Skema penempatan kerja nantinya bakal disesuaikan sama minat serta keahlian yang dimiliki masing-masing peserta.

Saat ini, Arab Saudi jadi salah satu negara tujuan paling potensial. Tapi nggak menutup kemungkinan juga mereka bakal ditempatkan di negara lain, tergantung bakat dan peluang kerja yang ada. Pelatihan ini disetting jalan selama kurang lebih tiga bulan dan dijadwalkan kelar pada Desember 2026. Biar makin mantap, ada dua fokus keahlian utama yang diberikan selama masa pelatihan:

  • Kemampuan barista skill pemuatan kopi yang lagi banyak dicari di industri perhotelan dan kuliner global.
  • Bahasa inggris komunikasi internasional yang jadi syarat wajib kalau mau masuk ke pasar kerja luar negeri.

Tahapan Seleksi dan Target Keberangkatan

Habis ngelewatin masa pelatihan tiga bulan, perjuangan para peserta belum selesai begitu aja. Mereka masih harus ngikutin uji kompetensi resmi buat ngukur sejauh mana keterampilan yang udah diserap. Sertifikasi ini penting banget sebagai bukti legalitas dan profesionalisme sebelum urusan dokumen penempatan diproses. Kepala Disnaker Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, nyebutin kalau uji kompetensi ini bisa rampung lebih cepat, target penempatan bakal langsung dikejar. Harapannya, para pekerja migran muda ini udah bisa berangkat sekitar pertengahan semester pertama tahun depan.

Lewat program SMK Go Global, Pangkalpinang serius banget membuktikan kalau anak daerah juga punya kapasitas buat bersaing di level internasional, punya legalitas jelas, serta terjamin keterampilannya.

Solusi Cerdas Tekan Angka Pengangguran Lokal

Langkah Disnaker Pangkalpinang lewat program SMK Go Global ini jelas jadi angin segar buat masalah ketenagakerjaan di daerah. Daripada bingung nyari kerjaan yang makin terbatas di dalam negeri, anak-anak muda berketerampilan ini justru dibukain jalan lebar-lebar buat ngeraih karir di kancah global.

Selain bikin angka pengangguran makin tertekan, program ini juga ngubah stigma lama soal pekerja migran. Kalau dulu identik sama pekerjaan non-formal, sekarang anak muda Pangkalpinang disiapin jadi tenaga kerja terampil (skilled worker) yang punya nilai tawar tinggi di mata perusahaan asing.

Tantangan Industri Global dan Pentingnya Adaptasi Budaya

Kerja di negeri orang jelas butuh mental baja dan adaptasi yang gak instan. Selain urusan hard skill kayak kemampuan barista dan Bahasa Inggris, para peserta juga dibekali pemahaman soal budaya serta aturan hukum di negara tujuan.

Kemampuan adaptasi budaya ini vital banget biar para pekerja muda gak kaget saat terjun langsung di lingkungan kerja internasional. Dengan persiapan yang matang dari segala sisi, mereka gak cuma bawa nama baik pribadi, tapi juga siap ngemharumin nama daerah di level dunia.